News

Berapa Ampere Panel ATS yang Sesuai dengan Kapasitas Genset?

Berapa Ampere Panel ATS yang Sesuai dengan Kapasitas Genset?

JIka ditanya, berapa ampere panel ATS, maka kami akan menjawab panel ATS harus berada di atas arus maksimal yang akan dialirkan dari PLN maupun genset menuju beban. Sebagai gambaran, genset 100 kVA tiga fase dengan tegangan 400 volt menghasilkan arus sekitar 144 ampere. Dalam kondisi tersebut, kami biasanya tidak menggunakan ATS 150 ampere, tetapi memilih ukuran standar di atasnya, misalnya 160 atau 200 ampere, tergantung karakter dan jumlah beban.

Menentukan ukuran ATS tidak cukup hanya dengan melihat kapasitas genset dalam kVA. Tegangan, jumlah fase, arus beban, jenis peralatan, potensi lonjakan arus, dan rencana penambahan beban juga perlu diperhitungkan.

Mengapa Kapasitas Ampere Panel ATS Harus Tepat?

Panel ATS atau Automatic Transfer Switch menjadi jalur perpindahan sumber listrik dari PLN ke genset. Seluruh arus yang digunakan oleh beban akan melewati komponen utama panel, seperti kontaktor atau motorized changeover switch.

Jika kapasitas ATS lebih kecil daripada arus yang mengalir, komponen dapat mengalami panas berlebih. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berisiko menyebabkan kontak terbakar, terminal berubah warna, isolasi kabel rusak, atau panel gagal berpindah ketika listrik PLN padam.

Sementara itu, memilih ATS terlalu besar memang lebih aman dari sisi kapasitas, tetapi dapat membuat biaya panel, kabel, pengaman, dan instalasi menjadi kurang efisien.

Cara Menghitung Ampere Genset Tiga Fase

Untuk genset tiga fase, arus dapat diperkirakan dengan rumus:

Arus (A) = kapasitas genset (kVA) × 1.000 ÷ (1,732 × tegangan)

Sebagai contoh, genset memiliki kapasitas 100 kVA dengan tegangan keluaran 400 volt.

Arus = 100 × 1.000 ÷ (1,732 × 400)
Arus = sekitar 144 ampere

Hasil tersebut menunjukkan perkiraan arus maksimal genset. Kapasitas panel ATS kemudian dipilih menggunakan ukuran standar yang berada di atas hasil perhitungan.

Untuk instalasi tiga fase, Anda juga dapat mempelajari karakteristik panel ATS 3 phase sebelum menentukan konfigurasi panel.

Cara Menghitung Ampere Genset Satu Fase

Untuk genset satu fase, rumus yang digunakan adalah:

Arus (A) = kapasitas genset (kVA) × 1.000 ÷ tegangan

Sebagai contoh, genset 10 kVA satu fase dengan tegangan 220 volt memiliki perkiraan arus:

Arus = 10 × 1.000 ÷ 220
Arus = sekitar 45,5 ampere

ATS 50 ampere mungkin terlihat mencukupi secara angka. Namun, teknisi tetap perlu memeriksa jenis beban dan margin keamanan. Pada kondisi tertentu, ATS 63 ampere menjadi pilihan yang lebih aman.

Tabel Rekomendasi Ampere Panel ATS

Berikut perkiraan awal ukuran panel ATS untuk genset tiga fase dengan tegangan 400 volt:

Kapasitas Genset Perkiraan Arus Rekomendasi Awal ATS
10 kVA 14 ampere 25 ampere
20 kVA 29 ampere 40 ampere
30 kVA 43 ampere 63 ampere
50 kVA 72 ampere 100 ampere
60 kVA 87 ampere 125 ampere
80 kVA 115 ampere 160 ampere
100 kVA 144 ampere 160–200 ampere
150 kVA 217 ampere 250–315 ampere
200 kVA 289 ampere 400 ampere
250 kVA 361 ampere 500 ampere
300 kVA 433 ampere 500–630 ampere

Tabel tersebut hanya digunakan sebagai referensi awal. Kapasitas akhirnya perlu dikonfirmasi berdasarkan arus beban aktual, spesifikasi komponen, metode instalasi, temperatur ruangan, dan kebutuhan pengembangan sistem.

Perlukah Kapasitas ATS Diberi Margin?

Sebagai teknisi, kami tidak menyarankan ATS bekerja terus-menerus mendekati batas maksimalnya. Margin kapasitas diperlukan untuk menghadapi kenaikan beban dan lonjakan arus saat peralatan tertentu dinyalakan.

Motor listrik, pompa, kompresor, lift, dan mesin pendingin dapat menarik arus awal yang lebih besar daripada arus operasional normal. Apabila banyak motor menyala hampir bersamaan, ukuran ATS yang hanya mengikuti arus nominal dapat menjadi terlalu kecil.

Margin sekitar 20–25 persen sering digunakan sebagai pertimbangan awal. Namun, angka tersebut bukan aturan mutlak karena karakter setiap instalasi berbeda.

Ukuran ATS Mengikuti Genset atau Beban?

Ukuran panel ATS sebaiknya ditentukan berdasarkan arus terbesar yang mungkin melewati panel. Karena ATS terhubung dengan PLN dan genset, teknisi perlu memeriksa kapasitas kedua sumber sekaligus.

Sebagai contoh, sebuah gedung memiliki daya PLN yang lebih besar daripada genset karena hanya sebagian beban yang mendapat listrik cadangan. Dalam kondisi tersebut, konfigurasi jalur beban prioritas harus diperjelas terlebih dahulu.

Ukuran ATS juga harus disesuaikan dengan kapasitas kabel, MCCB, busbar, kontaktor, dan kemampuan hubung singkat sistem. Jangan hanya mengganti kontaktor dengan kapasitas lebih besar tanpa memeriksa komponen lainnya.

Jangan Memilih ATS Berdasarkan Harga Saja

Panel ATS murah belum tentu sesuai dengan kebutuhan genset. Periksa kapasitas arus, jumlah pole, sistem satu atau tiga fase, kualitas kontaktor, interlock, controller, proteksi, serta kemudahan perawatan.

Kesalahan menentukan ukuran dapat menyebabkan panel cepat panas atau gagal pindah ke genset ketika dibutuhkan.

PT Rejeki Arta Jaya menyediakan jasa instalasi panel ATS untuk kebutuhan rumah, gedung komersial, hingga fasilitas industri. Pemeriksaan beban dan sistem kelistrikan perlu dilakukan agar kapasitas ATS sesuai dengan genset serta aman digunakan dalam jangka panjang.

WhatsApp kami (+62) 811-1733-26

FAQ tentang Kapasitas Panel ATS

Apakah ATS 100 ampere cocok untuk genset 100 kVA?

Umumnya tidak untuk sistem tiga fase 400 volt karena genset 100 kVA menghasilkan arus sekitar 144 ampere. ATS 100 ampere berisiko terlalu kecil jika genset digunakan mendekati kapasitas maksimal.

Berapa ampere ATS untuk genset 50 kVA?

Genset 50 kVA tiga fase dengan tegangan 400 volt menghasilkan arus sekitar 72 ampere. ATS 100 ampere dapat menjadi pertimbangan awal, tetapi tetap harus disesuaikan dengan jenis dan pola penggunaan beban.

Apakah semakin besar kapasitas ATS semakin baik?

Tidak selalu. ATS yang lebih besar memberikan ruang kapasitas, tetapi harganya juga lebih tinggi dan dapat membutuhkan penyesuaian kabel, busbar, serta pengaman. Kapasitas terbaik adalah ukuran yang memenuhi hasil perhitungan teknis dan margin keamanan tanpa berlebihan.